Laporan Praktikum Isolasi Senyawa Bahan Alam (Steroid & Terpenoid)
VII. Data Pengamatan
7.1 Isolasi
Terpenoid
|
NO |
Perlakuan |
Tujuan |
Pengamatan |
|
1. |
Kedalam labu dimasukkan bunga cengkeh
(100 gr) + aquades 3/4 ml dari labu (375 ml) dan dipanaskan |
Disini fungsi dipanaskan untuk
melakukann proses ekstraksi yaitu untuk mendapatkan ekstrak dari bunga
cengkeh |
Larutan awalnya berwarna bening
menjadi Larutan berwarna kuning jernih |
|
2. |
Selagi dipanaskan dilakukan proses
destilasi |
Tujuan di destilasi supaya bisa
mendapatkan minyak atsiri lebih murni |
Didapatkan minyak atsiri yang berwarna bening |
|
3. |
Minyak yang sudah ditampung tadi
ditambahkan Natrium sulfat Anhidrat dan di aduk |
Tujuan di beri Natrium sulfat Anhidrat
yaitu untuk mengikat atau menarik air yang masih terkandung di dalam minyak
atsiri |
Larutannya berwarna bening dengan ada
endapan putih dibawah nya, yang menandakan air sudah tertarik oleh natrium
sulfat anhidrat |
|
4. |
Dipisahkan larutan dengan endapan
dengan menggunakan pipet tetes |
Tujuannya untuk memisahkan minyak
atsiri dan gumpalan putih |
Larutannya berwarna bening dengan ada
endapan putih dibawah nya, yang menandakan air sudah tertarik oleh natrium
sulfat anhidrat |
7.2 Isolasi
Steroid
|
NO |
Perlakuan |
Tujuan |
Pengamatan |
|
1. |
Ditimbang
alga merah sebanyak 20 gr ,lalu
ditambahkan methanol 100 ml, digoncang selama 3 jam. |
Penambahan
methanol bertujuan untuk melarutkan sampel |
Larutan
berwarna hijau pekat
|
|
2. |
Disaring
larutan menggunakan corong bucner |
Tujuan disaring untuk
memisahkan ekstrak dan pelarut. |
Larutan
berwarna hijau bening |
|
3. |
Selanjutnya
larutan tadi dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator |
Bertujuan
mengubah larutan dari bentuk cair menjadi uap. |
erubah
warna menjadi hijau gelap |
|
4. |
Kemudian
dialiri gas N2 Dan
terdapat hasill ekstraksi |
N2
bertujuan menghilangkan sisa pelarut |
Hasil
ekstraksi berwarna hijau pekat |
|
5. |
Setelah didapatkan hasil ekstraksi dihidrolisis
dengan menambahkan 5 ml asam klorida.lalu di aduk menggunakan magnet stiring
selama 1 jam |
untuk memutus ikatan glikosida glycan |
Larutan berwarna hijau |
|
6. |
Lalu
ditambahkan natrium bikarnonat hingga ph netral.lalu diekstraksi dengan
petroleum eter dan methanol lalu dipisahkan atara fasa organic dan airnya |
ntuk
menghentikan reaksi hidrolisi |
Terdapat
dua lapisan , lapisan atas berwarna hijau pekat dan lapisan bawah berwarna
coklat keruh |
|
7. |
Dipekatkan
hasil larutan dengan evaporator |
Evaporator
bertujuan untuk memastikan bahwa pelarut tidak ada |
erdapat
hasil lapisan atas berwarna hijau ,lapisan tengah berwarna coklat dan lapisan
bawah berwarna bening. |
VIII. Pembahasan
8.1 Isolasi
Terpenoid
Pada
percobaan ini pertama kali dilakukan adalah memasukan bunga cengkeh (100 gr) kedalam
labu kemudian ditambah aquades 3/4 ml dari
labu (375 ml) dan dipanaskan. Hal ini dilakukan untuk mendaptkan ekstrak dari bunga
cengkeh. Larutan yang awalnya berwarna jernih kini berubah menjadi kuning
jernih. Saat proses pemanasan ini terjadi maka dilakukan proses destilasi, tujuan
di destilasi supaya bisa mendapatkan minyak atsiri lebih murni. Dan
didaptkanlah minyak atsiri berwarna bening.
Kemudian minyak
ditambung dan ditambahkan dengan natrium sulfat anhidrat dan kemudian dilakukan
pengadukan untuk menungkatkan atau menarik air yang masih terkandung didalam
minyak atsiri. Sehingga di dapati bahwa larutan berwarna bening dengan ada
endapan putih di bawahnya, hal ini menandakan bahwa air sudah tertarik oleh
natrium sulfat anhidrat. Setelah didapatkan lapisan tersebut maka selanjutnya
dilakukan proses pemisahan dengan menggunakan pipet tetes agar didapatkan
minyak atsiri yang di inginkan.
8.2 Isolasi Steroid
Pada awal percobaan ini maka hal yang perlu dilakukan
adalh menimbang alga merah sebanyak 20
gr ,lalu ditambahkan methanol 100 ml, digoncang selama 3 jam, methanol
berfungsi melarutkan sampel. Larutan yang didapatkan dari campuran ini berwarna
hijau pekat. Kemudian dilakukan penyaringan menggunakan corong Buchner agar
didapatkan ekstrak dan pelarut. Selanjutnya larutan tadi dipekatkan dengan
menggunakan rotary evaporator agar larutan berubah dari cair menjadi uap. Kemudian
dialisi gas N2 untuk menghilangkan sisa pelarut sehingga didapatkan
ekstraksi berwarna hijau pekat pula.
Setelah didapatkan hasil ekstraksi kemudian dihidrolisis dengan
menambahkan 5 ml asam klorida.lalu di aduk menggunakan magnet stiring selama 1
jam hal ini untuk memutus ikatan glikosida glycan. Setelah dilakukan hidrolisis
maka ditambahkan natrium bikarnonat hingga ph netral.lalu diekstraksi
dengan petroleum eter dan methanol lalu dipisahkan atara fasa organic dan
airnya untuk menghentikan reaksi hidrolisis. Setelah penambahan natrium
bikarbonat dan di ekstraksi menggunakan petroleum eter dan methanol di
dappatkan dua lapisan dimana lapisan atas berwarna hijau pekat dan lapisan
bawah berwarna coklat keruh. Kemudian di pekatkan menggunakan rotary evaporator
dan didapatkan lapisan atas berwarna hijau, lapisan tengah berwarna coklat dan
lapisan bawah berwarna bening.
IX. Kesimpulan
Dari percobaan yang telah dilakukan
maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Teknik-telnik
yang dugunakan dalam isolasi bahan alam khususnya steroid dan terpenoid yaitu
dengan cara teknik ekstraksi.
2. Sifat-sifat
kimia steroid atau terpenoid jika di tetesi dengan asam sulfat pekat dan asam
asetat anhidrat menghasilkan warna merang keunguan dan jika di tetesi dengan
asam sulfat pekat dan asam asetat anhidrat akan menghasilkan warna hijau pada steroid.
X.
Pertanyaan
1. Pada
isolasi steroid ada proses perubahan bentuk daric air menjadi uap, bagaimana
jika perlakuan ini tidak dilakukan?
2. Apa
yang akan sangat mempengaruhi hasil untuk percobaan terpenoid?
3. Apa
yang akan sangat mempengaruhi hasil untuk percobaan steroid?
XI.
Daftar Pustaka
Darusman.2003.Kimia Organik Jilik 3.
Jakarta:LIT.
Fajar,dkk.2014.Isolasi dan Uji Anti Bakteri Senyawa
Terpenoid ekstrak N-Heksana Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata).Jurnal
Sains dan Aplikasi. Vol.17.No.2.
Robinson.T.1995.Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi.Bandung:ITB.
Suryelita,dkk.2017.Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Steroid
dari Daun Cemara Natal (cupressus funebris Endl).Eksakta.Vol.18.No.1.
Tim
Kimia Organik II.2020.Penuntun
Praktikum Kimia Organik II.Jambi:UNJA.

Baiklah, saya Thifani Aulia Putri Pane (A1C118009) akan mencoba menjawab permasalahan no 2. Adapun proses yang sangat berpengaruh terhadap hasil isolasi terpenoid ini yaitu pada proses ekstraksi dan destilasinya. Dimana, proses ekstraksi harus dilakukan dengan baik sehingga didapatkan ekstrak yang baik pula. Begitu pula pada proses destilasinya harus diperhatikan dengan baik sehingga dapat dihasilkan minyak atsiri yang murni. Terimakasih.
BalasHapusBaiklah saya Risa Novalina G (A1C118070) akan menjawab permasalahan no 1 jika percobaan tersebut tidak dilakukan maka tidak akan didapatkan hasil ekstraksi nya.terimakasih
BalasHapusSaya Jony erwin (098) akan menjawab permasalahan no 3 yaitu yang sangat mempengaruhi pada percobaan ini adalah penambahan pelarut yaitu metanol dan pemekatan larutan pada evaporator
BalasHapus