Laporan Praktikum Pembentukan Senyawa Organik Asam Oksalat

 

VII. Data Pengamatan

No

Perlakuan

Pengamatan

1

Ditimbang 10 gram sukrosa setelah itu dimasukkan 10 gram tadi kedalam labu erlenmeyer  100 ml  dan ditambahkan  55 ml asam  nitrat pekat kemudian  dikocok

Larutan berwarna bening atau tidak berwarna kemudian setelah di kocok berubah menjadi keruh.

2

Dipanaskan campuran asam nitrat dan sukrosa tadi di water bath

Larutan menjadi warna kuning.

 

3

Dipanaskan  terus menerus campuran tersebut lalu didiamkan .

Larutan berubah menjadi merah kecoklatan dan timbul uap setelah didiamkan uap didalam larutan perlahan menghilang

4

Diuapkan lagi campuran tadi dengan cara pemanasan

Larutan berubah menjadi kuning jernih

5

Didinginkan larutan dengan air es

Terbentuk kristal  asam oksalat berwarna putih

 

VIII. Pembahasan

            Pada prcobaab kali ini pembentukan asam oksalat dimana dalam percobaan ini kami tidak bisa mekukannya secara langsung dikarenakan sedang ada pandemic virus corona sehingga kami melaksanakan praktikum kali ini dengan melakukan pengamatan video yang berada di youtube. Asam oksalat berwujud padat, berwarna putih dan memiliki titik leleh dua macam yaitu asam oksalat anhidrat 187C dan asam oksalat dehidrat 101C serta memiliki wujud berbentuk Kristal granula.

            Pada percobaan ini yang dilakukan pertama kali yaitu menyiapkan sukrosa sebanyak 10 gram dan disiapan asam nitrat pekat sebanyak 55 ml, setelah semua bahan siap selanjutnya sukrosa yang telah di timbang tersebut dimasukkan kedalam Erlenmeyer setelah itu di tambahakan dengan asam nitrat pekat. Berdasarkan hasil di dalam video kami mengamati bahwa campuran tersebut berwarna bening namun setelah di kocok larutan tersebut berubah warna menjadi keruh.

            Kemudian setelah dilakukan pencampuran maka langkah berikutnya yaitu dipanaskan larutan tersebut di atas water bath, setelah dilakukan proses pemanasan ternyata warna campuran berubah menjadi warna kuning, hal ini menandakan bahwa telah terjadi reaksi antara sukrosa dengan asam nitrat. Kemudian oemanasan dilanjutkan terus menerus dan di dapatkan larutan berubah warna menjadi merah kecoklatan dan timbul uap asap. Setelah timbulnya uap tersebut maka di dinginkan larutan di atas balok kayu, biarkan reaksi terjadi tanpa pemanasan dengan begitu uap coklat yang di timbulkan tadipun perlahan mulai menghilang.

            Setelah proses pemdinginan kemudian yang harus dilakukan yaitu di uapkan kembali larutan tersebut dengan cara pemanasan dan di dapati larulat berubah warna menjadi warna kuning jernih, kemudian di lakukan penambahan air ke dalam larutan tersebut berkali-kali dengan volume sisa yaitu 10 ml. setelah di lakukan terus menerus maka langkah selanjutnya yaitu didinginkan menggunakan air es kemudia akan di dapatkan hasil berupa Kristal asam oksalat berwarna putih.

IX. Pertanyaan Pasca

1.      Apa fungsi pemanasan dalam pembentukan asam oksalat?

2.      Bagaimana reaksi yang terjadi sehingga asam oksalat dapat terbentuk?

3.  Bagaimana jika setelah timbul uap coklat reaksi berjalan terus menerus dengan pemanasan, tidak dilakukan proses pendinginan?

X. Kesimpulan

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1.    Pembuatan asam oksalat dilakukan dengan menggunakan zat organic yang memiliki berat molekul besar yaitu glukosa atau gula pasir (pemecahan dari sukrosa) dan reaksi yang terjadi yaitu reaksi oksidasi

2.   Reaksi oksidasi dapat digunakan menggunakan oksidator kuat (zat yang dapat menyebabkan zat lain mengalami oksidasi sehingga dirinya akan mengalami reduksi)

3.   Salah satu sifat asam oksalat mudah larut dalam air beracun dan dapat diperoleh dari oksidasi gula, berbentuk Kristal.

XI. Daftar Pustaka

Ambarita.Y.,dkk.2015.Pembuatan Asam Oksalat dari Pelepah Kelapa Sawit Melalui reaksi Oksidasi Asam Nitrat.Jurnal Teknik Kimia USU.Vol.4.NO.4.

Febrianty.I.R.,dkk.2016.Perbandingan Metode Hidrolisis Asam dan Basa Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Bahan Baku Pembuatan Asam Oksalat.JKK.Vol 5(4).ISSN 2303-1077.

Lehningher.2010.Dasar-Dasar Biokimia.Jakarta:Erlangga

Martha.R.S.2018.Ekstraksi Asam Oksalat pada Umbi Porang (Amorphophallus Oncophyllus) dengan Metode Mechanical Separation.Jurnal Teknik ITS. Vol.7.NO.1.

Komentar

  1. baik lah saya Palma lubis dengan NIM A1C118014 akan mencoba menjawab permasalahan no 1 fungsi pemanasan disini adalah agar larutan tersebut tercampur dan beraksi sehingga dapat berubah warna menjadi kuning dan coklat .Terimaksih

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum wr wb. Baiklah, saya Wiwit Rama Riska NIM A1C118022 akan mencoba menjawab permasalahan nomor 2, pada pembuatan asam oksalat ini terjadi reaksi oksidasi sukrosa dengan HNO3 sehingga membentuk suatu senyawa asam oksalat. Terima kasih

    BalasHapus
  3. Baiklah saya Vika Seputri Nim A1C118086 akan mencoba menjawab permasalahan no. 3 menurut saya jika reaksi berjalan terus menerus dengan pemanasan, tidak dilakukan proses pendinginan maka akan menyebabkan produk yang diinginkan tidak akan terbentuk karena adanya kerusakan struktur yang diakibatkan oleh pemanasan.
    Terimakasih 🙏

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer